Usaha Ayam Geprek Rumahan Dengan Modal Yang Kecil

Usaha Ayam Geprek Rumahan Dengan Modal Yang Kecil

Usaha ayam geprek rumahan dengan modal yang kecil, untuk Anda yang ingin menjalankan usaha ayam geprek rumahan ternyata tidak sulit lhoo. Usaha ini hanya membutuhkan modal yang cukup dan peralatan proses memasaknya yang tidak terlalu banyak. Dengan cara menjualnya di depan rumah, memiliki keuntungan tersendiri yaitu Anda hanya mengeluarkan modal yang tidak terlalu banyak. Usaha ini bisa dibilang sangat menguntungkan, apalagi kalau Anda memiliki keunikan sendiri di bidang usaha.

Olahan ayam geprek saat ini sedang populernya dan tentu saja banyak penggemarnya, baik dari orang dewasa dan berbagai kalangan lainnya. Walaupun banyak usaha olahan ayam yang sejenis, namun peluang usaha ayam geprek masih ada sampai sekarang. Masakkan ini sebenarnya bukan hal yang baru, proses memasaknya tidak berbeda dengan kebanyakan olahan ayam goreng lainnya. Hanya saja berbeda dengan cara penyajiannya yaitu, ayam yang di goreng bersama tepung crispy. Kemudian diatasnya ada sambal merah umumnya lalu di geprek perlahan menggunakan cobet.

Usaha Ayam Geprek Rumahan Dengan Modal Yang Kecil

Usaha Ayam Geprek Rumahan Dengan Modal Yang Kecil
Usaha Ayam Geprek Rumahan Dengan Modal Yang Kecil

Sebelum Anda menjalankan usaha ini, Anda harus mengetahui beberapa tahap yang perlu diperhatikan. Untuk Anda yang tertarik menjalankan usaha ini. Anda perlu memiliki keunikan tersendiri untuk membedakan usaha yang Anda jual, dengan usaha lainnya. Pada masakkan ini utamanya pada cita rasa sambalnya, sambal yang Anda buat atau gunakan harus memiliki cita rasa yang lezat dan pedas. Berikut ini tahapan untuk membangun usaha ayam geprek rumahan dengan modal yang kecil.

1. Melakukan Riset Pasar

Tahap awal yang perlu Anda lakukan tentunya adalah melakukan riset pasar yang sangat penting untuk menentukan target yang akan Anda tuju. Melakukan riset sangat penting untuk melihat kebutuhan pasar yang ada di kota Anda atau desa terhadap masakkan ayam geprek ini. Hal ini juga termasuk menentukan pangsa pasar terbesar yang terbuka. Umumnya orang yang menikmati makanan ini adalah pecinta rasa pedas, tapi Anda tidak perlu ragu untuk memulai usaha ini. Karena usaha ayam geprek ini banyak penggemarnya lhoo.

Riset yang dilakukan untuk melihat para pesaing yang ada pada usaha ini. Baik dalam segi warung kaki lima sampai restoran atau kafe. Dengan mempelajari kelemahan dan kekuatan yang ada pada pesaing, Anda bisa merumuskan keunggulan yang Anda miliki.

2. Membuat Bisnis Plan Atau Rencana

Menyusun rencana bisnis akan memudahkan Anda dalam menjalankan usaha ayam geprek ini yang memiliki banyak pesaing. Mulai dari membuat daftar kebutuhan bahan, peralatan, uji coba resep, menu favorit, dan tenaga kerja. Biasanya para pelaku usaha mengabaikan hal kecil seperti ini, sehingga terjadi kepanikan saat suatu masalah timbul. Contohnya seperti, standar atau prosedur dalam memilih daging ayam yang baik, memilih distributor yang memiliki ayam yang segar, bagaimana cara mempersiapkan menu, memilih tenaga kerja yang benar, dan lainnya.

Usaha ini bisa dijalankan sebagai ide bisnis olahan ayam, yang dimana dalam rencana bisnis Anda juga perlu menghitung modal awal, biaya operasional, dan berapa keuntungan yang Anda inginkan. Dengan adanya persiapan modal yang ada, Anda perlu menentukan apakah perlu tenaga kerja bantuan atau akan kerjakan bersama keluarga Anda.

3. Melakukan Promosi

Kalau Anda membangun usaha ayam geprek rumahan, maka aspek promosi menjadi faktor yang penting. Anda bisa melakukan dua segment target yaitu, warga sekitar rumah Anda dan masyarakat luas di kota. Untuk warga yang ada di sekitat Anda, Anda bisa menggunakan selebaran untuk mengabarkan keberadaan usaha yang Anda jual. Sedangkan untuk segment yang luasnya, Anda bisa memanfaatkan layanan online seperti gofood atau grabfood.

Untuk bisa mendaftar pada layanan online seperti gofood atau grabfood, Anda bisa melakukannya secara online atau langsung datang ke cabangnya yang ada di kota Anda. Selain itu juga, Anda perlu membuat spanduk yang terdapat logo ayam geprek untuk menarik para pembeli agar tergoda.

4. Potensi Keuntungan Dan Kebutuhan Modal Usaha Ayam Geprek

Menyangkut kebutuhan modal usaha ayam geprek rumahan tidak terlalu besar dan bisa Anda sesuaikan dengan kemampuan yang Anda miliki. Berikut ini kebutuhan modal awal usaha rumahan yang memiliki modal kecil.

  • Bahan dan operasional : Rp. 4.000.000
  • Biaya promosi : Rp. 1.000.000
  • Biaya tak terduga : Rp. 1.700.000
  • Peralatan memasak, peralatan makan, dan meja kursi : Rp. 3.000.000
  • Total seluruh kebutuhan modal : Rp. 9.700.000

Untuk peralatan makan, memasak, meja, dan kursi bisa Anda sesuaikan kalau Anda memiliki sendiri di rumah. Termasuk kalau Anda menggunakan model lesehan. Untuk tahap awal Anda tidak membutuhkan tenaga kerja tambahan, karena Anda bisa kerjakan sendiri.

Sedangkan untuk estimasi keuntungan yang di dapat dari usaha ayam geprek rumahan bisa Anda hitung. Kalau Anda berencana menjual satu porsi ayam geprek dengan harga sekitar Rp. 10.000 dan setiap harinya Anda bisa menjual 25 porsi. Maka estimasi penghasilan yang akan Anda dapat adalah :

  • Penjualan kotor  dalam sehari 25 porsi × Rp. 10.000 = Rp. 250.000
  • Penjualan kotor dalam sebulan 30 hari × Rp. 250.000 = 7. 500.000

Itulah keuntungan yang akan Anda dapat dari usaha ayam geprek rumahan ini, dengan mengandalkan modal yang kecil. Yang memiliki menu spesial ayam geprek yang saat ini masih populer. Walaupun ada banyak pesaing yang menjalankan usaha ini, akan tetapi lebih besar lagi banyak yang menyukai makanan ini merupakan nilai keuntungan yang akan Anda dapat. Oleh karena itu Anda harus membuat keunikan sebagai keunggulan yang kompetitif yang akan membuat usaha yang Anda jalankan bisa berkembang. Anda bisa membuat rasa sambal yang bertingkat, olahan daging ayamnya yang memiliki tekstur yang enak dan empuk. Semoga bermanfaat!, untuk Anda jadikan tahapan sebelum memulai usaha ayam geprek rumahan ini.